Mengapa Mobil Listrik...?

Penelitian yang dilakukan pabrikan mobil jerman Volkswagon  mengemukakan ada empat aspek yang sangat mempengaruhi pengembangan dan penggunaan mobil listrik di kota-kota besar dunia. Keempat aspek ini saling bertautan dan tidak dipisahkan satu sama lain karena korelasinya yang sangat kompleks. keempat aspek itu adalah : lingkungan hidup, politik, ekonomi, masyarakat dan infrastruktur teknologi.

Beberapa tahun ini, negara-negara industri maju banyak melakukan perubahan kebijakan menyangkut pengelolaan energi dan iklim di negaranya masing-masing. Salah satu faktor yang mendorong hal tersebut adalah perubahan iklim yang sangat drastis dan cadangan sumber bahan bakar minyak bumi yang semakin menipis dan harganya terus meroket. Perubahan kebijakan negara-negara tersebut mau tidak mau juga merubah pola hidup dan budaya masyarakatnya.

Politisi mempunyai peranan yang cukup strategis, karena ditangan merekalah kebijakan mengenai lingkunga hidup seperti batas emisi suatu negara ditentukan Batas emisi setiap negara berbeda-beda, namun biasanya pedoman penentuan ambang batas emisi tidak jauh berbeda seperti emisi CO2 dan gas lainnya yang sangat berbahaya bagi lingkungan.






Mobil listrik tidak menghasilkan emisi gas CO2 secara langsung

Penerapan zona rendah atau bebas emisi diperkotaan dan merubah political will diharapkan dapat mempercepat penggunaan mobil listrik. Pendanaan dari negara atau daerah akan merangsang pertumbuhan ekonomi yang mendukung penelitian dan pengembangan mobil listrik. Meningkatnya jumlah perusahaan yang berinvestasi pada mobil listrik akan mempercepat pengembangan konsep mobil listrik yang ada saat ini, inovasi teknologi dan penerapannya untuk masa depan berkolaborasi dengan para peneliti.


Keuntungan Penggunaan Mobil Listrik

Motor dengan penggerak listrik bekerja dengan suara yang lebih senyap dibandingkan dengan internal combustion engine. Polusi suara yang dihasilkan mobil listrik sangat rendah. Pada kecepatan tinggi, suara paling keras yang dihasilkan mobil listrik berasal dari putaran roda.


  • Mobil listrik tidak menghasilkan emisi gas yang berbahaya. Jika high-voltage battery diisi menggunakan sumber energi yang terbarukan, maka mobil listrik dapat dikatakan tidak menghasilkan gas CO2 sama sekali.



  • Semakin banyak kota besar di dunia yang tingkat kemacetannya sangat tinggi menerapkan peraturan hanya mobil bebas emisi yang boleh dipergunakan



  • Electric motor sangat kuat dan hanya membutuhkan sedikit perawatan. Ini biasanya hanya menyangkut keausan komponen yang sangat kecil.




  • Electrive drive mptor mempunyai tingkat efiesiensi yang sangat tinggi, mencapai 96 %. Sangat jauh jika dibandingkan dengan efisiensi internal combustion engine yang berkisar diantara 35-40 %.



  • Elestric drive motor mempunyai karakteristik torque dan output yang sangat bagus. Mobil listrik dapat menghasilkan maksimum torque dari posisi diam. Hal ini memungkinkan mobil listrik dapat melakukan akselerasi yang lebih cepat dibandingkan dengan internal combustion engine dengan output yang sama.



  • Desain drive trainnya lebih sederhana, karena tidak membutuhkan komponen-komponen seperti transmisi, kopling, fuel tanl, starter, alternator dll.



  • Saat mobil listrik melakukan pengereman, motor listrik dapat difungsikan sebagai alternator yang menghasilkan listrik dan mengisi baterai (regenerative braking).



  • High-voltage battery dapat diisi menggunakan listrik rumah, pada area parkir atau dimanapun yang mempunyai soket listrik yang bisa diakses. Blue charging connector pada kendaraan dan public charging station telah menggunakan bentuk yang standard.



  • Energi hanya dikeluarkan saat digunakan. Jika dibandingkan dengan internal combustion engine, electric drive motor tidak akan bekerja saat mobil berhenti di lampu merah. electric drive motor sangat efisien digunakan pada jalanan yang sangat macet.



  • Karena electric drive motor tidak menggunakan gearbox maka mobil listrik tidak membutuhkan oli pelumas.



Kekurangan Mobil Listrik


  • Mobil listrik mempunyai jarak tempuh yang terbatas terkait denagan ukuran dan kontruksi baterainya.
  • Pengisian high-voltage battery membutuhkan waktu yang cukup lama, tergantung pada battery charge dan sumber arus yang digunakan.
  • Jaringan pengisian yang masih jarang
  • Jika penegmudi ingin menuju ke suatu tempat diluar jangkauan mobil listrik, pengemudi harus membuat rencana perjalanan, apakah ada tempat untuk melakukan pengisian ulang battery di sepanjang jalur perjalanan.



Electric Drive Motor

Electric drive motor dapat mencapai torque maksimumnya sesaat mulai berputar. Motor tidak memerlukan fase start-up untuk mencapai putaran idle.
Ketika motor mencapai angka rpm tertentu, maka torque akan turun seiring dengan penambahan kecepatan putaran. Kecepatan putaran motor ini kira-kira 14.000 rpm.
Karakteristik electric drive motor seperti ini membuat mobil listrik tidak membutuhkan mekanisme transmisi yang rumit.


Internal-Combustion Engine

Internal-combustion engine (b) membutuhkan putaran idle untuk menghasilkan torque. Torque yang tersedia akan meningkat saat putaran mesin bertambah. Akibatnya karakteristik internal combustion engine seperti ini membutuhkan transmisi dengan beberapa gear ratio.
Torque diteruskan ke transmisi melalui kopling atau clutch converter.


Aspek Lingkungan Hidup

Emisi CO2

Sebelum tahun 2050, pemanasan global tidak boleh melebihi angka 2°C terkait dengan suhu bumi sebelum masa pra industri. Target ini hanya dapat dicapai dengan menurunkan emisi CO2. Rencana ini menurunkan emisi CO2 perkapita dari saat ini 45 ton pertahun menjadi 0.7 ton pertahun pada tahun 2050.

Mobil listrik tidak menghasilkan emisi CO2 secara langsung. Namun analisa tentang penghasil CO2 tidak hanya mengevaluasi kendaraannya saja, namun juga meneliti emisi yang dihasilkan dari pembangkit listrik yang nantinya digunakan oleh mobil listrik (contohnya pembangkit listrik tenaga batu bara).

Di Jerman khusunya, mobil listrik terkait dengan penggunaan "clean electricity" (yang bersumber dari energi terbarukan).Dapat diasumsikan, paduan penggunaan energi listrik yang berasal dari sumber energi yang terbarukan dan dari sumber yang berbahan fosil telah menurunkan emisi CO2 per kendaraan jika dibandingkan dengan internal combustion engine. Penelitian paduan penggunaan energi listrik pada negara berkembang kurang menggembirakan. Keseimbangan lingkungan untuk pembangkitan listrik pada negara-negara seperti India dan China tidak terlalu bagus karena mereka masih bergantung pada pembangkit listrik yang berasal dari batu bara.


Tahukah Anda..?
Hidrogen murni yang dibutuhkan untuk fuel cell tidak tersedia di alam dan harus diproduksi melalui proses yang kompleks. Proses ini membutuhkan energi listrik yang cukup besar.


Energi terbarukan 

Energi terbarukan atau renewal energy adalah sumber energi yang ketersediannya selalu terjamin dan tidak akan habis sesuai dengan standard imanusia. Energi terbarukan meliputi tenaga angin, tenaga surya, geothermal atau panas bumi, hydropower dan bio mass.


Rancangan penurunan emisi CO2 dengan penggunaan mobil listrik dimasa depan sangat dimungkinkan dengan penggunaan energi terbarukan semakin ditingkatkan untuk menghasilkan energi listrik dibandingakn penggunaan bahan bakar berbahan fosil. Produksi lstrik di Eropa menggunakan energi terbarukan diharapkan dapat mencapai angka 40 % pada tahun 2030.

Potensi Solar Energy

Solar energy atau tenaga surya menyinari bumi setara dengan  10.000 kali konsumsi energi global saat ini . Sinar matahari dapat menyediakan energi lebih dari yang kita butuhkan pada masa depan. Namun, biaya dan efisiensi sel surya menghalangi pengembangan potensi ini. Sementara efisiensi modul fotovoltaik sekitar delapan persen pada awal tahun delapan puluhan, modul rata-rata saat ini di pasaran mencapai 17% dan produk-produk terdepan hampir 20%. Agar energi matahari dapat bersaing dengan sumber energi lain, pembangkit listrik tenaga surya perlu dibuat lebih efisien.


Tahukah kamu?
Dalam 24 jam, jumlah energi yang mencapai bumi di seluruh dunia dalam bentuk sinar matahari cukup untuk memasok energi listrik penduduk dunia selama setahun. Bagian dari geothermics (penggunaan panas di kerak bumi) dalam pembangkit listrik masih lebih kecil dari 1% di Jerman pada tahun 2011.


0 Response to "Mengapa Mobil Listrik...?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel